Bulan: November 2014

Pemilihan Material Base Course Untuk Proyek

compaction requirements

Pemilihan tipe Base Course tergantung pada material dan peralatan yang ada, termasuk juga kondisi cuaca selama pengerjaan konstruksi. Penelitian mendalam diperlukan untuk menentukan material yang cocok sesuai karakteristik lokasi. Material base course alami lebih sedikit terpengaruh cuaca dan membutuhkan sedikit kontrol teknis. Material alami tanpa proses lebih lanjut, mudah dan cepat dalam pengerjaan serta lebih diutamakan untuk aspal atau stabilisasi dengan semen.

basecourse, subbasecourse

 

Subgrade / sub base course dapat distabilkan secara mekanis (dengan penambahan material berbentuk granul kasar), secara kimiawi (dengan menambahkan bahan admixtures), atau dengan bahan stabilisasi (geo sintetis, anyaman, grid pasir). Stabilisasi dengan bahan kimia (kapur, semen portland, abu batu) secara umum lebih mahal tetapi untuk jangka panjang lebih ekonomis dibandingkan kesediaan material kimia atau material mekanis yang ada. Stabilisasi dengan bahan material tertentu bisa menghemat waktu dan biaya, seperti geotextiles, roll matt dengan cara menguatkan lapisan subgrade, menjaga pemisahan lapisan tanah, dan mengontrol drainase.

Ketika mendesain jalan, material yang tersedia dengan harga terjangkau bisa digunakan sebagai pelapis antara subgrade dan base course. Material dengan nilai CBR (California Bearing Ratio) kurang atau sama dengan 20 disebut material terseleksi, sedangkan CBR lebih dari 20 disebut sub base.

CBR rating

 

sumber