Tanah Merah Laterit

Tanah Laterit atau sering disebut juga dengan tanah merah merupakan tanah yang berwarna merah hingga coklat yang terbentuk pada ligkungan yang lembab, dingin, dan mugkin genangan-genangan air, Secara spesifik tanah merah memiliki profil tanah yang dalam,mudah menyerap air memiliki kandungan bahan organik yang sedang dan pH netral hingga asam dan banyak mengandung zat besi dan aluminium sehingga baik digunakan pondasi bangunan karena mudah menyerap air. Tekstur tanah merah relative padat dan kokoh untuk menopang bangunan diatasnya dan sering di gunakan untuk lahan perkebunan palawija, jagung, kelapa sawit, karet, cengkih, cokelat, kopi,) Jenis tanah ini terdapat mulai dari tepi pantai yang landau sampai dengan pegunungan yang tinggi dengan iklim agak kering sampai basah Persebaran mayoritas meliputi sebagian besar lahan yang ada di Indonesia.

Perancis membuat jalan di daerah Kamboja , Thailand dan Viet Nam dengan laterit hancur , batu atau kerikil ; di Kenya selama pertengahan 1970-an , dan Malawi selama pertengahan 1980-an. Dibangun bagian percobaan bituminous – muncul rendah jalan volume dengan menggunakan laterit di tempat batu sebagai pondasi base course . Laterit tidak masuk dengan spesifikasi yang berlaku tetapi mempunyai kemampuan sama baiknya bila dibandingkan dengan bagian sebelah jalan yang menggunakan batu atau base coarse sebagai basis.

Tanah merah lateritScreenshot_2015-07-22-12-44-56 Laterit

sumber

Belajar Dari Kebangkrutan Negara Yunani

Menilik dari berita ekonomi dunia akhir-akhir ini tentang default gagal bayar negara Yunani, dapat saya simpulkan sebagai berikut :
1. KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) harus ditindak tegas, disita asetnya dan dihukum seberat-beratnya.
2. Budaya dan gaya hidup konsumtif pelan-pelan ditinggalkan.
3. Penerimaan pajak ditingkatkan dengan memangkas korupsi didalamnya

Krisis Keuangan Yunani, Penyebab dan Implikasinya

 Oleh: Ardhy Dinata Sitepu
Yunani adalah sebuah negara kecil di Zona Euro yang berpenduduk sekitar 11 juta jiwa, dengan pendapatan perkapita sekitar $22.000 AS. Dalam literatur-literatur sejarah kita mengenal Yunani sebagai sebuah negeri eksotis yang penuh dengan peradaban, sejak 2200 SM bangsa Minos di Yunani telah mengembangkan berbagai peradaban dalam bentuk tulisan maupun seni dalam rancang bagunan dan sejak 1550 SM bangsa Mycena telah mengembangkan kebudayaan Aegean yang telah mengenal perdagangan antar bangsa, dari perkembagan ini Yunani kuno telah menjelma menjadi sebuah peradaban yang diakui semua peradaban sepanjang zaman. Bagi bangsa Mycena perdagangan telah menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan bermasyarakat, sejak peradaban yunani dimulai telah ada puluhan ilmuan yang menyumbangkan pemikirannya bagi peradaban panjang di Yunani. Peradaban panjang ini telah menjadi sumber pemikiran yang telah dikembangkan oleh masyarakat modern di seluruh penjuru dunia sampai sekarang, terutama dalam segi perdagangan, namun cukup disayangkan Yunani modern lupa akan sejarah masa lampaunya, sejarah yang semestinya bisa dijadikan pemacu semangat untuk menciptakan peradaban yang jauh lebih baik tidak pernah menjadi bagian dari Yunani modern.
Yunani dan Akar Krisis dunia
Dalam keanggotaan Euro Union, Yunani hanyalah sebuah negara kecil yang menyumbangkan sekitar2,6 dari keseluruhan GDP di zona euro, namun mengapa krisis yang melanda yunani ini begitu ditakuti oleh negara lain khususnya negara-negara yang berada di zona euro. Jawabannya tidak lain adalah karena Yunani adalah salah satu anggota Euro Union yang menggunakan mata uang Euro sehingga ketika salah satu negara anggotanya mengalami krisis dapat diperkirakan negara-negara lain khususnya yang menggunakan mata uang Euro akan terkena efek dari krisis ini secara langsung sejalan dengan Domino effect Theory yang sering digunakan oleh banyak ekonom untuk menggambarkan penyebaran krisis ekonomi di seluruh dunia. Dalam keanggotaaan Euro Union (UE), Yunani sebenarnya memiliki potensi investasi yang cukup menarik bagi para investor, namun krisis yang melanda daratan Eropa belakangan ini telah menimbulkan ketidakpercayaan para investor terhadap sektor keuangan di Eropa khususnya Yunani dan hal ini tentu akan memperparah krisis di Yunani dan jika krisis ini tidak ditanggulangi maka Yunani terancam benar-benar bangkrut. Belakangan berbagai media di seluruh dunia disibukkan dengan peristiwa di Yunani, orang-orang mengetahui bahwa keadaan ekonomi Yunani benar-benar lumpuh, hal ini bisa dilihat dari berbagai aksi demo dan mogok masal yang dilakukan oleh ratusan ribu pekerja dan pegawai pemerintah yang telah mengakibatkan berbagai sektor di Yunani lumpuh total, puncaknya aksi demo dan mogok masal telah menelan 3 koban jiwa yang tebunuh akibat ledakan dan kebakaran yang terjadi di Bank Marfin Athena. Aksi yang dilakukan oleh masyarakat Yunani ini adalah sebagai bentuk perlawanan terhadap keputusan pemerintah yang telah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan sinering terhadap gaji pegawai negeri, menaikkan beberapa jenis pajak, menunda dana pensiun, dan memangkas anggaran militer sebagai upaya meningkatkan cadangan devisa negaranya.
Yunani bukanlah negara besar seperti Jerman, Yunani juga bukanlah negara dengan sistem birokrasi yang baik seperti Inggris dan Belanda, Yunani hanyalah sebuah negara dengan corruption perceptions index berada pada peringkat 71 dari 180 negara*1.Keadaan ini diperparah pula oleh upaya pemeberantasan korupsi yang tidak maksimal. Bukan hal yang berlebihan untuk mengatakan bahwa sumber krisis Yunani adalah “fakelaki” artinya amplop kecil. Memberikan amplop-amplop kecil berisi uang saat mengajukan permohonan di kantor imigrasi adalah sebagai bentuk kecil korupsi di negara ini. Pasien-pasien operasi di Yunani baru dapat tenang masuk ke dalam ruangan operasi jika telah memberikan amplop kepada dokter. Masyarakat Yunani tak memperoleh izin, sekalipun lulus ujian, jika tidak memberikan amplop berisikan uang sebesar beberapa euro. Memberikan amplop berisikan uang sebesar beberapa ratus euro. Memberikan amplop berisikan uang kepada para pejabat pemerintah di Yunani akan menjamin proses otorisasi, sertifikasi atau izin mendirikan bangunan, yang jumlah uang amplop dapat mencapai puluhan ribu euro. Korupsi terbesar terjadi di kantor perpajakan Yunani yang mengkorup 30% dari seluruh penerimaan pajak, artinya 30 % bocor ke tangan koruptor. Semua orang mengetahui bahwa korupsi adalah masalah tetapi karena korupsi terjadi di mana-mana sehingga sulit unruk menetukan dari mana harus memulai untuk memeranginya. Dan hal inilah yang menjadi dasar kuat mengapa mengapa krisis berdampak parah di Yunani dibanding negara-negara yang tergabung di EU lainnya. Dilihat dari pertumbuhan ekonomi Yunani, Yunani ternyata juga mengalami defisit dalam perdagangannya, hal ini terlihat dari jumlah barang impor yang lebih besar dari ekspornya, impor Yunani mencapai $60 miliar sedangkan ekspornya hanya $1,9 miliar, hal ini tentu akan mengurangi cadangan devisa Yunani, selain itu, hutang Yunani yang menumpuk dan tidak bisa diperpanjang lagi merupakan salah satu penyebab krisis parah yang melanda Yunani sejak akhir tahun 2009, beberapa sumber menyebutkan bahwa hutang Yunani telah mencapai 300 milyar euro, hal ini diperparah sejak pelaksanaan olimpiade 2004, Yunani yang penuh legenda cukup menghentak mata dunia ketika tahun 2004 menjadi penyelenggara olimpiade, semua mata terpana akan kecanggihan acara pembukaan maupun penutupan olimpiade begitu pula dengan kecanggihan arena-arena perlombaan. Ternyata kecanggihan itu mahal harganya. Kecanggihan olimpiade 6 tahun lalu, menjadi salah satu penyebab dari sekian banyak penyebab “kebangkrutan” Yunani. Kemewahan seperti ini mengingatkan kita dengan runtuhnya pemerintahan raja Raja Louis XIV tahun 1789 yang terjadi melalui serangkaian revolusi yang kita kenal dengan revolusi prancis, Sebab khusus terjadinya revolusi Perancis adalah karena masalah penghamburan uang negara yang dilakukan oleh permaisuri raja Louis XVI yakni Marie Antoinette beserta putri-putri istana lainnya di saat rakyat hidup dengan sengsara. Kemarahan rakyat ini semakin memuncak ketika kerajaan meningkatkan tarif pajak kepada rakyat sehingga mengakibatkan rakyat marah kepada pemerintahan raja Raja Louis XIV dan mengadakan revolusi. Hal ini juga bisa saja terjadi kepada Yunani jika Yunani tidak belajar dari sejarah karena sejarah itu akan selalu berulang (recurrent pattern)
Efek Domino Krisis Yunani
Krisis Yunani ini terlihat mirip seperti krisis yang melanda Eropa pada tahun 1931, krisis ini mula-mula timbul di Austria, yang pada waktu itu sebagai pusat yang lemah dalam struktur politik-ekonomi Eropa, dan akibatnya krisis ini segera menjalar bagaikan api yang mengamuk, pertama-tama ke Jerman lalu ke Inggris, dan akhirnya mengganas ke seluruh dunia*3. Jika menelaah krisis ekonomi yang pernah melanda eropa pada waktu itu, akan terbayang bagaimana keadaan Yunani sekarang ini, keadaan Yunani tidak jauh berbeda dengan keadaan Austria pada waktu itu, dan jika keadaan ini tidak ditanggulangi dengan segera maka Italia,Spayol, dan Portugal juga akan menyusul Yunani dan begitu seterusnya sampai pada akhirnya krisis prekonomian Yunani ini akan menjalar sampai Indonesia, inilah efek domino yang paling di takuti dunia sekarang ini. pakar ekonomi Hendrawan Supratikno yang mengatakan bahwa jika Yunani jatuh indonesia tidak akan secara langsung terpengaruh tetapi yang jelas kalau terjadi apresiasi pada mata uang di Asia, khususnya Indonesia, tentu daya saing ekspor produk-produk Asia dan produk-produk Indonesia akan berkurang. Sebagai contoh untuk Indonesia misalnya, dalam enam bulan terakhir ini, nilai tukar rupiah mengalami peningkatan kurang-lebih 5 persen. Ini berarti para eksportir di Indonesia mulai berteriak. Mereka mengatakan, daya saing produk ekpornya semakin berkurang. Sementara impor semakin banyak. Karena dengan peningkatan nilai rupiah maka produk-produk impor menjadi lebih murah. Sehingga banjir impor di dalam negeri.Dalam konteks liberalisasi pasar ini menciptakan kehawatiran, karena dominasi dari produk-produk impor menjadi semakin nyata di pasar dalam negeri Indonesia.
Upaya Antisipasi
Terilustrasi dari kasus Bank Century yang cukup panas di Indonesia, krisis prekonomian yunani ini terlihat mirip dengan kasus bank century di Indonesia yaitu sama-sama membutuhkan dana talangan untuk bisa tetap berdiri, namun perbedaannya, Bank Century di Indonesia mulai hangat ketika dana talangan yang mancapai 6,7 triliun rupiah di korupsi dan tidak diketahui alirannya kemana, sedangkan kasus yunani mulai hangat ketika dana talangan itu belum di cairkan dan masih dipertimbangkan apakah Yunani pantas diberi dana talangan mengingat indeks korupsi yang sangat besar di Yunani, yang menimbulkan keraguan bagi Euro Union untuk mencairkan dana talangan bagi Yunani. Meskipun begitu, akhirnya EU menyadari betapa pentingnya dana talangan tersebut bagi kelangsungan prekonomian Yunani dan Eropa pada umumnya, sehingga untuk mengantisipasi krisis yang semakin meluas, EU telah mengumumkan dana bantuan berjumlah 146 milyar dolar untuk menyelamatkan perekonomian Yunani*4. Jumlah bantuan tersebut adalah dana yang akan diberikan oleh Euro Union dan Dana Moneter Internasional, IMF sebagai sebagai usaha penanggulangan meluasnya pengaruh krisis Yunani terhadap prekonomian dunia. Dana darurat tersebut nilainya lebih besar daripada yang disiapkan Amerika saat krisis hebat pasca bangkrutnya Lehman Brother. Selain itu, seperti yang dilangsir kompas tanggal 12 mei 2010 dan Riau Pos tanggal 13 Mei 2010, EU juga akan menambah dana bantuan untuk Yunani sebesar 1 triliun Euro untuk memulihkan prekonomian Yunani dan negara-negara sekitarnya yang terancam bangkrut*5.Nilai bantuan ini sangat besar manfaatnya bagi Yunani, dan juga dapat menenangkan para investor asing yang akan menanamkan sahamnya di Yunani sehingga diharapkan krisis prekonomian di EU dapat pulih secepatnya.

*1Tren Plaegov, “Budaya Korupsi Akar kebangkrutan Yunani,”artikel diakses pada 15 Mei 2010 dari http://plazaegov.blogspot.com
*2Purwati.”Yunani Oh Yunani,” artikel diakses pada 16 Mei 2010 dari http://purwati- ningyogya.com
*3Arthur Nussbaum, Sedjarah Hukum internasional (Bandung: Tjika Pundung, 1970), h. 194
*4 http://www1.voanews.com.
*5 “Antisipasi Diakses tanggal 7 mei 2010 Krisis Yunani” Riau Pos, 13 Mei 2010, h.1.

sumber

Bagaimana Cara Kerja Stone Crusher Plant

Peralatan yang digunakan dalam sebuah Stone crusher plant antara lain : storage bin, vibrating screen, jaw crusher, impact crusher, circular vibrating screen and belt conveyor.
Stone Crusher Plant cara kerja
Batu menghancurkan dan penyaringan proses kerja pabrik:
 
1. Pertama, bahan baku yang besar akan dimasukkan ke pengumpan bergetar oleh truk atau excavator, sehingga bahan dimasukkan ke dalam rongga jaw crusher merata di bawah getaran stabil bergetar pengumpan.
 
2. Dalam rangka mencapai tujuan produk akhir berukuran kecil dari pelanggan, kita harus menghancurkan bahan yang telah dihancurkan oleh jaw crusher. Pada saat ini, kita lebih suka memilih impact crusher sebagai tahap sekunder mengingat kekerasan batu. Impact crusher telah sangat populer di kalangan pelanggan karena memiliki banyak keuntungan ketika menghancurkan batu keras menengah, seperti kapasitas besar, rasio pengurangan tinggi, ukuran produk akhir yang seragam dan sebagainya.
 stone-plant-process
3. Setelah penghancuran utama oleh jaw crusher dan penghancuran dari impact crusher, ukuran produk pada dasarnya dapat memenuhi permintaan pelanggan, tapi bagaimana untuk mengklasifikasikan mereka sesuai dengan ukuran mereka saat ini? Dan sekarang apa yang kita butuhkan adalah beberapa layar tertentu yang dapat menyaring agregat ini untuk tumpukan yang berbeda ukuran, yaitu layar bergetar dengan fitur multi-layer, struktur handal dan stabil, efisiensi penyaringan tinggi.
 
4. Bahan dari impact crusher akan disampaikan ke layar pertama melalui ban berjalan/belt conveyor, dan tiga jenis bahan disaring oleh itu pada saat ini. Dan proses kerja seluruh selesai sekarang.

sumber1, sumber2, sumber3, sumber4

Anggaran Infrastruktur Baru Terserap 0,02 Persen Selama Trimester Pertama 2015

KATADATA – Pemerintah mengalokasikan anggaran infrastruktur tahun ini sebesar Rp 290 triliun, 40 persen lebih tinggi dari anggaran tahun lalu. Meski anggarannya besar, hingga saat ini penyerapannya masih sangat rendah.

Kementerian Keuangan mencatat hingga awal tahun ini serapan anggaran infrastruktur baru mencapai 0,02 persen dari total alokasinya. Anggaran infrastruktur per 27 April hanya terserap Rp 7 triliun, padahal anggarannya mencapai Rp 290 triliun.

“Hanya Rp 7 triliun dari total yang kita anggarkan Rp 290 triliun yang terserap per hari Senin kemarin,” kata Menteri KeuanganBambang Brodjonegoro di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4).

Bambang mengatakan rendahnya penyerapan anggaran ini, salah satunya karena pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 baru baru dilakukan pada Januari 2015. Selain itu, ada beberapa kementerian dan lembaga (K/L) yang mengalami perubahan nomenklatur, yang secara administratif menghambat pencairan anggaran.

Dia berharap penyerapan anggaran infrastruktur bisa segera dilakukan pada bulan depan. Beberapa kementerian yang mendapat alokasi anggaran infrastruktur tersebut diantaranya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera), Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pertanian.

“Ini penting karena belanja pemerintah tahun 2015 difokuskan pada infrastruktur,” kata Bambang.

Dia juga menjanjikan penyerapan belanja infrastruktur pemerintah pada tahun 2016 akan lebih baik dari tahun ini. Salah satunya karena anggaran tahun depan akan disahkan pada Oktober tahun ini. Jadi, pencairan belanja pemerintah bisa segera dilakukan pada awal tahun.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan belanja pemerintah akan efektif berjalan paling lambat akhir Juni mendatang. Jokowi mengakui belanja Pemerintah pada kuartal I yang minim, berimbas pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat.

“Nantinya, pada bulan April ini hingga Juni akan terlihat ekonomi kita bergerak,” kata Jokowi dalam pidatonya tadi pagi. “Akan ada banyak jalan, rumah susun, irigasi, dan juga pelabuhan baru yang kita mulai bangun hingga bulan Juni.”

sumber

3 Proyek Infrastruktur Raksasa Jokowi

Jakarta – Akhir April 2015 menjadi momentum besar bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merealisasikan program-program infrastrukturnya. Setidaknya ada 3 mega proyek yang groundbreaking sepekan ini, yaitu proyek Tol Trans Sumatera, Program 1 Juta rumah, hingga proyek pembangkit listrik 35.000 MW.

Jokowi menegaskan, proyek-proyek infrastruktur yang menjadi program utamanya pada pekan ini akan segera dimulai. Ia mengakui, untuk memulai sebuah proyek infrastruktur besar butuh persiapan termasuk proses lelang.

Sebelumnya pada 9 Maret 2015, Jokowi melakukan groundbreaking dimulainya pembangunan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, terbesar di Sumatera.

Pembangunan Bendungan Keureuto tersebut merupakan yang kedua dari program pembangunan 13 bendungan baru selama 2015, yang totalnya 49 bendungan dalam 5 tahun, yang dicanangkan oleh Jokowi. Bendungan pertama yang telah dilakukan groundbreaking ada di Kupang (NTT) yakni Rakmano pada 20 Desember 2014.

Berikut rinciannya ‘kick off’ proyek infrastruktur Jokowi pekan ini seperti dirangkum detikFinance, Rabu (29/4/2015).

1. Satu Juta Rumah

perumahan rakyat

Hari ini, Rabu (29/4/2015) Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan groundbreaking program pembangunan dua tower Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk pekerja/buruh di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.
Kegiatan ini merupakan dalam rangkaian hari Buruh Nasional pada 1 Mei 2015. Kegiatan ini juga bagian dari program pembangunan 1 Rumah untuk Rakyat yang dimotori Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pada tahap pertama ini dibangun 103.135 rumah, dari total 331.693 rumah yang akan menggunakan anggaran pemerintah.
Adapun lokasi pembangunan tersebar di 9 daerah, yakni Nias Utara (Sumatera Utara), Kota Pelembang (Sumatera Selatan), Jakarta Barat (DKI Jakarta), Tangerang (Banten), Cirebon (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Malang (Jawa Timur), Kota Waringin Timur (Kalimantan Tengah), dan Bantaeng (Sulawesi Selatan).
Pencanangan akan dipusatkan di kawasan industri di Ungaran, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini juga hampir bersamaan dengan Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2015. Kegiatan ini dilaksanakan serempak di 8 provinsi oleh Gubernur didampingi Bupati/Walikota yang lokasinya terpilih mewakili pembangunan perumahan di wilayahnya.
Pada saat groundbreaking akan ada beberapa peluncuran program pendukung 1 juta rumah, antara lain:

  1. Kegiatan groundbreaking dan peletakan batu pertama pembangunan 2 (dua) Tower Rumah Susun Sewa untuk pekerja/buruh di Kabupaten Semarang dengan kapasitas 184 unit rusun.
  2. Peluncuran kebijakan pembiayaan perumahan yaitu penurunan suku bunga KPR-FLPP dari 7,25% menjadi 5% dengan masa kredit sampai dengan 20 tahun bagi MBR
  3. Pemberian Bantuan Uang Muka sebesar Rp 4 juta kepada MBR yang akan membeli rumah pertamanya melalui KPR-FLPP.
  4. Penurunan pembayaran uang muka oleh MBR kepada Bank Pelaksana dari 5% menjadi 1% untuk KPR FLPP Rumah Susun.
  5. Penyerahan secara simbolik Surat Persetujuan Kredit kepada MBR oleh Bank BTN.
  6. Penandatanganan MOU antara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, tentang Percepatan Penyediaan Rumah Umum Bagi PNS di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional dan Pemerintah Daerah.
  7. Penandatanganan MOU antara BPJS-T dengan Gubernur Jawa Tengah, tentang pembangun rumah susun sewa oleh BPJS-T untuk pekerja/buruh di Jawa Tengah.
  8. Pembiayaan Program 1 Juta Rumah terdiri dari APBN Kementerian PUPR sebesar Rp 8,1 triliun, BPJS Ketenagakerjaan Rp 48,5 triliun, Bapertarum-PNS Rp 3,1 triliun, PT Taspen Rp 2 triliun, Perum Perumnas Rp 1 triliun dan FLPP Rp 5,1 triliun.

2. Tol Trans Sumatera

Jalan Tol Semarang Solo

Jokowi akan mulai membangun tol Trans Sumatera pada Kamis (30/4/2015), yang menghubungkan Lampung hingga Aceh. Untuk tahap awal, dimulai pembangunan Tol Trans Sumatera dari ruas Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Tanjung Api Api (MBBPT) sepanjang 434 km. Tol ini akan terhubung dengan transportasi laut ‘tol laut’ di Selat Sunda hingga ke Merak, Banten.
“Jalan tol Trans Sumatera hari Kamis akan groundbreaking (pemancangan tiang pertama), Lampung ke atas sampai ke Aceh dan kita harap jembatan, konektivitas antar provinsi. Pulau-pulau lain juga akan dimulai,” jelas Jokowi.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, ada tiga titik kegiatan groundbreaking tol senilai Rp 40 triliun ini yaitu di Bakauheni, Terbanggi dan Palembang.
Konsorsium proyek ini sudah terbentuk yaitu Hutama Karya, Wijaya Karya, Waskita Karya, dan Jasa Marga. Saat ini, soal pembebasan lahan sudah ada Surat Penetapan Pembangunan Lokasi Proyek (SP2LP) untuk Bakauheni-Terbanggi Besar.
Rencananya, proses pembangunan akan dimulai dari sisi Merak, Cilegon, Banten khususnya untuk pembangunan ruas tol baru dari pintu tol Merak sampai dengan pelabuhan dengan 4 lajur.
Untuk ruas ini akan menggunakan dana APBN dari Ditjen Bina Marga Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, total panjangnya jalan tambahan 3 km yang akan menyambung dengan Tol Tangerang-Merak 72 Km.
Total jalan tol Trans-Sumatera memiliki panjang sekitar 2.600 km. Awalnya ada empat ruas yang didahulukan itu, Palembang-Indralaya (22 km), Bakauheni-Terbanggi Besar, Pekanbaru-Kandis-Dumai, dan Medan-Binjai (16 km).
Namun dalam perkembangannya prioritas pembangunan di arahkan ke Tol Bakauheni hingga Tanjung Api Api sepanjang 434 km membutuhkan investasi Rp 50 triliun lebih. Hal ini untuk mendukung ‘tol laut’.

3. Mega Proyek Listrik

Pemerintahan Jokowi akan meluncurkan dimulainya sebagian pembangunan proyek pembangkit listrik 35.000 MW. Pada Sabtu, 2 Mei 2015, akan ada kegiatan groundbreaking proyek listrik sebanyak 2.000 MW di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di Yogyakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, peluncuran akan berlangsung di Yogyakarta. Rencananya akan ada penandatangan dan groundbreaking untuk proyek listrik sebesar 2.000 MW.
Proyek pembangunan pembangkit listrik 35.000 untuk tahap awal berbagai macam jenis, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang paling besar. Namun pemerintah juga akan mendorong pembangunan pembangkit listrik baru terbarukan.
Kegiatan peluncuran proyek pembangkit listrik 35.000 MW akan dilakukan di Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta yang merupakan tempat pembangkit listrik tenaga angin.
Di Samas terdapat pembangkit listrik tenaga angin cukup besar 150 MW. Lokasi ini dipilih karena sebagai komitmen pemerintah membangun pembangkit listrik baru dan terbarukan dalam proyek listrik 35.000 dalam 5 tahun, yang mencakup 15.000 MW oleh swasta dan 10.000 MW oleh PLN.

sumber
gambar, gambar2

April 2015, Proyek Rp 118 T Kementerian PU Dimulai

TEMPO.CO, Bandung – Kementerian Pekerjaan Umum akan mengerjakan proyek infrastruktur sepanjang lima tahun mendatang mulai April 2015. Total dana proyek 2015 sebesar Rp 118 triliun meliputi bidang jalan dan jembatan, infrastruktur air, serta permukiman dan perumahan.

“Kalau ada (proyek) yang fiktif, langsung diborgol seperti narkoba langsung dipecat, tidak ada proses-proses,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Aula Barat ITB, Senin, 23 Maret 2015.

Proyek infrastruktur air, diantaranya membuat waduk baru untuk menambah air baku guna irigasi atau air minum. Selama 5 tahun, 2015-2019, pemerintah menargetkan bisa menampung 17 miliar meter kubik air dari 49 dam baru. “Itu baru 20 persen dari total kebutuhan,” ujarnya.

Saat ini dari 16 waduk yang sudah ada, daya tampungnya 15 miliar meter kubik yang baru memasok 11 persen kebutuhan dari 7,3 juta hektar lahan irigasi. Sebaran 13 lokasi waduk yang dibangun 2015 tersebut diantaranya di Kupang, Wonogiri, Kudus, Aceh, Dompu, dan Tapin, Kalimantan Selatan. Pembangunan waduk baru tersebut, kata Basuki, untuk irigasi kedaulatan pangan.

Di sektor perumahan, per tahun dibangun 1 juta unit. Target ini diturunkan separuhnya karena dinilai tidak memungkinkan secara dana kapasitas dari total kebutuhan 13,5 juta unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sedangkan infrastruktur jalan, antara lain meliputi pelebaran jalan nasional dan pembangunan jalan tol anyar. Total selama 5 tahun tersebut ditargetkan mencapai 1000 kilometer, adapun ruas jajalan nasional 2000 kilometer. Proyek jalan tol itu antara lain ruas Pulau Sumatera dari Aceh hingga Lampung, kemudian melanjutkan proyek Trans Java Tol yang sempat terkendala di 4 ruas, yakni Pemalang-Batang-Semarang.

Hambatan proyek itu, kata Basuki, karena investor asal Australia tak sanggup dengan anggarannya. Proyek itu kini diambil alih pemerintah. “Sudah negosiasi dan tanda tangan pengambil alihan proyek ke PT Jasa Marga,” kata dia.

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Rizal Jalil mengatakan, pencapaian target proyek Kementerian Pekerjaan Umum berdasarkan hasil audit 2010-2015 berkisar 98 persen, seperti peningkatan jalan. Masalah yang ditemukan umumnya administrasi, seperti kelemahan kontrak kerja dan pelaksana tidak mampu melaksanakan sesuai kontrak. Pada pembangunan jalan tol baru, ditemukan banyak pencapaian yang tidak sesuai target.

Rencana tol Sumatra misalnya, dari Aceh sampai ke Lampung sepanjang 2.476 kilometer, baru tergarap 43 kilometer pada kurun 2009-2014. “Tidak sesuai harapan karena banyak terkendala masalah pembebasan tanah,” ujar Rizal.

Ia menyarankan untuk pembebasan tanah tersebut, pemerintah membuat satuan tugas khusus dengan melibatkan sejumlah instansi. Dari hasil audit sejumlah proyek infrastruktur tersebut, BPK tidak menemukan anggaran siluman. “Tidak ada kegiatan di Pekerjaan Umum yang fiktif seperti di kementerian lain,” ujarnya.

sumber

Hati-hati Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan Kami

Dear para rekan dan pelanggan,

Dimohon untuk lebih berhati-hati dalam pemesanan batu maupun charter kapal, dikarenakan ada pihak tertentu yang memanfaatkan nama baik kami, CV. Guna Karya Mulia untuk melakukan penipuan.

Berikut bukti screen shot, berkas email yang dikirimkan oleh rekanan perusahaan kapal. Untuk alamat dan nomor telepon kami ada di website.

IMG_20150226_125218 Screenshot_2015-02-26-12-54-08

Bahkan perusahaan fiktif ini sampai mengeluarkan SHIPPING INSTRUCTION (SI) sebagai berikut

dokumen SI PalsuDimohon untuk para rekanan dan klien kami, supaya lebih berhati2 dalam melakukan transaksi.

Terima kasih

Daftar Proyek Infrastruktur Jokowi 2015

Siap-siap, kebutuhan material alam seperti pasir, batu split akan banyak dibutuhkan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang merupakan pengganti subsidi BBM. Beliau akan mulai melaksanakan  proyek prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2015-2019. Pembangunan infrastruktur berbagai sektor prioritas ini akan dikerjakan mulai awal tahun depan.

Infrastruktur-Jokowi 2015

Presiden Jokowi merinci beberapa agenda pembangunan infrastruktur pada tahun 2015 nanti. Pertama, memulai pembangunan proyek jalan tol dan kereta api penumpang di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi serta menyiapkan studi kelayakan untuk proyek kereta api di Papua. “Mulai bulan Maret tahun depan, proyek kereta api dan jalan tol di luar jawa akan kami mulai,” kata Jokowi Kamis (18/12/2014).

Kedua, tahun depan Jokowi mencanangkan pembangunan infrastruktur energi, seperti pembangkit listrik, kilang minyak, dan jaringan pipa gas di berbagai kota di Indonesia. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyatakan, pembangunan infrastruktur ini jadi prioritas agar semua daerah menikmati pembangunan ketahanan energi.

Ketiga, infrastruktur bidang  maritim juga menjadi prioritas berikutnya. Menurut Jokowi, pembangunan dan pengembangan 24 pelabuhan untuk menopang program tol laut sudah akan dimulai.

Dia tak menutup kemungkinan jumlah pelabuhan ini akan bertambah karena saat ini ada usulan baru dari pemerintah daerah. Daerah boleh mengajukan wilayah mereka agar dilalui tol laut asalkan menyiapkan lahan minimal 500-2.000 hektare (ha) untuk pelabuhan ini. “Ketersediaan lahan ini menjadi jaminan bagi investor,” ujar Jokowi.

Keempat, pembangunan sektor pariwisata. Dengan potensi pariwisata yang besar ternyata Indonesia belum mampu menarik wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Untuk itu, pemerintah akan menggenjot sistem promosi wisata dengan kemasan yang menarik.

Kelima. Jokowi juga akan memulai pembangunan waduk untuk mencapai target swasembada pangan dalam tiga tahun. Dari 49 waduk yang akan dibangun dalam lima tahun, pemerintah akan memulai pembangunan 13 waduk pada tahun depan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membenarkan, pada tahun 2015, instansinya akan membangun 13 waduk. Jumlah itu telah menjadi target tahun depan.

Dalam APBN 2015, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 9 triliun. “Beberapa waduk, seperti Keureuto, Kariyan, Logung Desember ini sudah ditender,” kata Basuki.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku siap menyediakan lahan sejumlah proyek prioritas pemerintah. “Kami akan membantu pemerintah pusat mencapai target pembangunan prioritas ini ,” katanya.

sumber

Pemilihan Material Base Course Untuk Proyek

compaction requirements

Pemilihan tipe Base Course tergantung pada material dan peralatan yang ada, termasuk juga kondisi cuaca selama pengerjaan konstruksi. Penelitian mendalam diperlukan untuk menentukan material yang cocok sesuai karakteristik lokasi. Material base course alami lebih sedikit terpengaruh cuaca dan membutuhkan sedikit kontrol teknis. Material alami tanpa proses lebih lanjut, mudah dan cepat dalam pengerjaan serta lebih diutamakan untuk aspal atau stabilisasi dengan semen.

basecourse, subbasecourse

 

Subgrade / sub base course dapat distabilkan secara mekanis (dengan penambahan material berbentuk granul kasar), secara kimiawi (dengan menambahkan bahan admixtures), atau dengan bahan stabilisasi (geo sintetis, anyaman, grid pasir). Stabilisasi dengan bahan kimia (kapur, semen portland, abu batu) secara umum lebih mahal tetapi untuk jangka panjang lebih ekonomis dibandingkan kesediaan material kimia atau material mekanis yang ada. Stabilisasi dengan bahan material tertentu bisa menghemat waktu dan biaya, seperti geotextiles, roll matt dengan cara menguatkan lapisan subgrade, menjaga pemisahan lapisan tanah, dan mengontrol drainase.

Ketika mendesain jalan, material yang tersedia dengan harga terjangkau bisa digunakan sebagai pelapis antara subgrade dan base course. Material dengan nilai CBR (California Bearing Ratio) kurang atau sama dengan 20 disebut material terseleksi, sedangkan CBR lebih dari 20 disebut sub base.

CBR rating

 

sumber